Abstract

Statistika adalah suatu cabang ilmu yang dapat diterapkan pada berbagai bidang termasuk dalam bidang pembangunan ekonomi daerah, yaitu untuk mengetahui pola dan struktur perekonomian, mengetahui ada atau tidaknya ketimpangan perekonomian, mengetahui sektor/ sub sektor ungulan, merumuskan dan  mengevaluasi kebijakan pembangunan ekonomi suatu daerah. Beberapa alat analisis statistika yang digunakan adalah scatterplot, angka indeks, dan analisis regresi logistik. Pertama, scatterplot digunakan sebagai alat analisis tipologi daerah untuk mengetahui struktur perekonomian suatu daerah. Kedua, bilangan indeks yang meliputi Indeks Williamson (IW) untuk mengetahui tingkat ketimpangan antar daerah, Indeks Location Quotient (LQ) untuk menentukan subsektor unggulan perekonomian suatu daerah, Indeks Spesialisasi Regional (IS) untuk mengetahui tingkat spesialisasi antar daerah. Dan ketiga, analisis regresi logistik untuk  mengetahui faktor-faktor yang membedakan pengklasifikasian daerah. Pada studi kasus provinsi Sumatera Utara dengan menggunakan data PDRB Provinsi berdasarkan Kabupaten/ Kota tahun 1993-2005, melalui analisis tipologi tampak bahwa daerah yang berada di wilayah Pantai Timur cenderung lebih maju dari segi perekonomian di banding Kabupaten/ Kota yang berada di wilayah Pantai Barat. Namun, ketimpangan tersebut semakin kecil dari tahun ke tahun. Dari segi keunggulan daerah, Kabupaten/Kota yang berada di wilayah Pantai Barat cenderung unggul di sektor pertanian dan jasa-jasa sedangkan sektor lainnya masih tertinggal. Sehingga strategi pembangunan dan pemerataan ekonomi provinsi Sumatera Utara dapat dilakukan dengan pembagunan wilayah berdasarkan geografis dan  pembangunan strategis sesuai dengan sektor ungulan daerah tanpa meninggalkan sektor lainnya.