Abstract
Untuk memahami suatu konsep matematika yang bersifat abstrak tidaklah mudah sehingga perlu diajarkan dari hal-hal yang konkrit menuju ke konsep yang abstrak tersebut. Suatu konsep lebih mendalam dipahami bila didasarkan pada pengalaman belajar siswa itu sendiri. Dienes membagi konsep matematika dalam tiga tipe, yaitu: (1) konsep matematika murni (pure mathematical concept), (2) notasi konsep (notational concept), dan (3) konsep terapan (applied concept). Dalam rangka belajar matematika (belajar untuk mengklasifikasi struktur dan mengidentifikasi hubungan antar setruktur tersebut) maka siswa harus belajar untuk: (a). Analyze (meneliti), (b). Abstract (abstraksi), (c). Generalize (menggeneralisasi) dan (d). Menggunakan pembelajaran sebelumnya. Dalam proses pentraslasian konsep matematika pada anak juga akan berhasil jika memperhatikan prinsip-prinsip tertentu dalam pembelajaran. Dalam bukunya Building up Mathematics, Dienes mendasarkan metodenya atas 4 prinsip belajar, yaitu: (1). Prinsip dinamis (Dynamic Principl), (2). Prinsip konstruktivitas (Construvtivity Principle), (3). Prinsip variabelitas matematika (Mathematical Variability Principle), dan (4). Prinsip variabelitas persepsi prinsip representasi (Perceptual Variability Principle or Multiple Embodyment Principle).
Downloads
References
Dienes, Zoltan, P. 1973. TheSix Stages in the Process of Learning Mathematics.I. USA: Humanities Press, Inc.
http://ikanoradhany.wordpress.com/. Teori Pembelajaran Matematika. Di akses tanggal 24 Pebruari 2009.
Hudojo, Herman. 1988. Mengajar Belajar Matematika. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendaral Perguruan Tinggi Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.
Orton, Antony. 1992. Learning Mathematics (Issues Theory and Classroom Practice). New York: Cassell Villiers House.
Resnick, Lauren B & Wendy W.Ford. 1981.The Psychology of Mathematics for Instruction. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates.
Willis, R, Dahar. 1988. Teori-teori Belajar. Jakarta: Depdikbud.