Abstract
Pemahaman konsep dan komunikasi matematika dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah metode pembelajaran. Pada umumnya, metode pembelajaran yang digunakan masih secara konvensional sehingga pemahaman konsep dan komunikasi matematika mahasiswa tergolong rendah. Mahasiswa cenderung hanya mendengar, mencatat definisi, rumus, contoh soal, dan mengerjakan latihan. Salah satu metode pembelajaran yang berpeluang untuk meningkatkan pemahaman konsep dan komunikasi matematika mahasiswa pendidikan matematika, fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riaun adalah model Problem Based Learning dengan Poster Session. Penelitian ini menerapkan metode quasi eksperimen. Desain penelitian ini adalah Randomized Control-Group Post-test Only Design. Untuk mendapatkan data penelitian digunakan instrumen berupa tes pemahaman konsep, komunikasi dan lembar observasi. Jumlah sampel 69 mahasiswa yang tersebar dalam dua kelas. Analisis data dilakukan terhadap data hasil postes untuk melihat perbedaan rata-rata antara dua kelompok sampel dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data post-test diperoleh temuan pemahaman konsep dan komunikasi matematika mahasiswa yang diajar model PBL dengan Poster Session lebih tinggi dibandingkan dengan perkuliahan biasa. Berdasarkan temuan penelitian, maka penerapan model PBL dengan Poster Session dapat dijadikan sebagai alternatif metode pembelajaran yang dapat diterapkan dalam upaya meningkatkan pemahaman konsep dan komunikasi matematika.
Downloads
References
Arikunto, Suharsimi.1997. Prosedur penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Baedhowi. 2007. Kebijakan Pengambangan Kurikulum. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Billstein, (1993). A Problems Solving Approach to Mathematics for Elementary School Teahers. Fith Edition. New York: Addison Wesley Publishing Company.
Buchori, dkk. 2005. Jenius Matematika3 untuk SMP/MTS Kelas IX. Semarang: Aneka Ilmu.
Darsono, Max, dkk. 2000. Belajar dan Pembelajaran. Semarang: IKIP Semarang.
Delva, Dianne, (2006), Problem Based Learning/Tutor Handbook. Fakulty of Mediecine Queen’n University
Hamalik, Oemar. 2001. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Jurnal Matematika, Sains dan Pembelajarannya. 2005. Wahana Matematika dan Sains.FP MIPA IKIP N Singaraja
J.A, Dahlan. 2004. Meningkatkan Kemampuan Penalaran dan Pemahaman Matematik Siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama melalui Pendekatan Open-Ended (Disertasi). Bandung: UPI Bandung.
Kurniawan, Rudi. 2006. Pembelajaran Dengan Pendekatan Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematik Siswa SMK (Tesis). Bandung: PPS UPI.
Mulyasa, E. 2003. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ibrahim, Muslimin dan Nur. 2000. Pembelajaran Berdasarkan Masalah. Surabaya: UNESA.
Nurhadi. 2003. Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) Dan Penerapannya Dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang.
Ronnis, Diane. 2000. Problem- Based Learning for Math and Science: Integrating Inquiry and the Internet. Illionos: Skylight Professional Devalopment .
Sumiyati. 2007. Kebijakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas.
Syaiful Bahri. 2002. Srategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rhineka Ilmu.
Suyitno, Amin. 2004. Dasar-dasar Proses Pembelajaran Matematika: Semarang: Jurusan Matematika. Tri Anni, Catharina. 2004. Psikologi Belajar. Semarang: UPT MKK UNNES.