Abstract

Kebutuhan masyarakat akan alat transportasi yang dapat mendukung segala aktifitas dan mobilitas mereka, khususnya sepeda motor, disambut baik oleh kalangan produsen sepeda motor dengan semakin banyaknya merek-merek sepeda motor yang ada dengan keunggulan yang ditawarkan oleh masing-masing merek sepeda motor. Karena itu dirasa perlu untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap kualitas sepeda motor, khususnya mahasiswa yang dalam hal ini adalah mahasiswa Universitas Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peta persepsi mahasiswa Universitas Mataram terhadap kualitas merek sepeda motor dengan metode MDS. MDS merupakan salah satu prosedur yang digunakan untuk memetakan peta persepsi atau preferensi konsumen yang menggunakan  kualitas merek sepeda motor, yang diperoleh dengan survei langsung menggunakan kusioner. Responden diminta menilai preferensi merek sepeda motor, penilaian menggunakan skala numerik yang memiliki dua kutub ekstrem ( 1 = kriteria yang sangat diinginkan sampai  5 = kriteria yang sangat tidak diinginkan). Hasil penelitian menunjukan model yang terpilih adalah model dengan 2 dimensi dengan kemampuan menjeaskan keragaman responden sebesar 95% . Nilai STRESS model diperoleh sebesar 2,38 %, artinya model MDS terpilih sempurna untuk memodelkan pemasaran sepeda motor, untuk dimensi 1 adalah harga beli dan dimensi 2 adalah Model, diperoleh sepeda motor yang paling bersaing adalah merek Vario, peringkat ke-2 adalah merek Beat, peringkat ke -3 adalah sepeda motor dengan merek-merek Mio dan Soul, dan peringkat terakhir adalah merek-merek Scoopy, Spin, Xeon, Skydrive dan Nex.