Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer
Articles
Published: 2015-11-14

Kemampuan Berfikir Formal Mahasiswa

IAIN Mataram
Berfikir Formal Penalaran

Galleys

Abstract

Salah satu tujuan pembelajaran matematika adalah agar peserta didik memiliki kemampuan penalaran. Kemampuan penalaran merupakan kemampuan menghubungkan fakta-fakta untuk memperoleh informasi. Kemampuan penalaran ini melibatkan kemampuan logis yang menuntut siswa menyelesaikan suatu persoalan dengan logika kebenaran yang sesuai. Kemampuan berfikir formal merupakan wujud dari kemampuan penalaran yaitu kemampuan untuk membuktikan kebenaran pernyataan dengan menggunakan aksioma, definisi atau teorema yang sudah berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berfikir formal mahasiswa dalam mata kuliah analisis real. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah peneltian deskrifsikan. Istrumen yang digunakan adalah intrumen tes yang memuat pertanyaan pembuktian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berfikir formal rata-rata mahasiswa yang menempuh mata kuliah analisis real termasuk dalam katagori cukup. Mahasiswa dengan kemampuan tinggi memiliki kemampuan berfikir formal yang baik dan didukung dengan kemampuan analisis yang baik sedangkan mahasiswa dengan kemampuan rendah memiliki kemampuan berfikir formal yang cukup baik akan tetapi memiliki kemampuan analisis yang kurang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bartle, R.G & Sherbert, D. R. (2000). Introduction to Real Analysis: Third Edition.
New York: John Wiley & Son Inc.
BSNP. (2006). Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi.
Copy. (1964). Reading on Logic. Macmillan: The Macmillan Company.
Depdiknas. (2003). Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Standar
Pendidikan Nasional.
Fadjar S. (2009). Kemampuan Matematika. Yogyakarta: PPG Matematika
Hurlay. (1982). Logic. California: Wadsworth Publishing Company.
NCTM. (2000). Principle and Standard for School Mathematics. Reston:NCTM
NCTM. (2000). Curriculum and Evaluation Standard for SchoolMathematic.
Reston. NCTM
Suriasumantri, J. S. (1990). Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer,
Jakarta:Pustaka Sinar Harapan
Tall, D.O. (2008e). The Transition to Formal Thinking in
Mathematics. Mathematics Education Research Journal, Vol. 20 No. 2
Hal: 5-24.
Tall, D.O.. (2008x). The Historical & Individual Development of Mathematical
Thinking: Ideas that are Set-Before and Met-Before. Plenary Presented at
Colóquio de Histório e Tecnologia no Ensino Da Mathemática. UFRJ, Rio
de Janeiro, Brazil, May 5th.

How to Cite

Syawahid, M. (2015). Kemampuan Berfikir Formal Mahasiswa. Beta: Jurnal Tadris Matematika, 8(2), 125–141. Retrieved from https://jurnalbeta.ac.id/index.php/betaJTM/article/view/30